Rindu MEGASORF

Nggak tau kenapa tiba-tiba terbersit lagi nama ini, Megasorf, nama angkatan gue, Megasorf yang Mahsyur. Megasorf, singkatan dari nama 3 prodi di bawah naungan departemen Meteorologi, Geofisika, dan Oseanografi, yang kenyataannya pada saat nama itu dibuat departemen GMO sudah nggak ada. Dan lebih naasnya lagi, kami seangkatan waktu itu cuma 14 orang, dari prodi Oseanografi saja, karena Geofisika sudah dileburkan dengan prodi Teknik Geofisika, dan Meteorologi kosong untuk angkatan 2006. Jadi lah 14 orang ini bertahan hidup di prodi Oseanografi ditempa oleh Jendral-Jendril Himpunan Mahasiswa Geofisika Meteorologi Oseanografi (HMGM) yang jumlah panitianya bisa 2 sampai 3 kali lebih banyak dari jumlah total angkatan Megasorf yang hanya 14 orang itu.

Kuliah bareng, ospek bareng, ekskursi bareng, belajar di kosan Odit bareng, ngerjain tugas MPDO di himpunan bareng, dan masih banyak lagi kenangan tiu berseliweran di kepala gue sekarang. Momen-momen indah itu sudah lewat lama, semenjak satu persatu angkatan Megasorf lulus dari ITB. Baru lima orang sih, tapi kesibukan pekerjaan (bagi yang udah kerja) dan kesibukan merampungkan Tugas Akhir cukup membuat kami tidak saling berkumpul meski hanya sebentar saja.

Tapi lalu gue inget puisi yang pernah dibuat oleh salah satu teman SMA gue yang berjudul ‘Tentang Kita’, kira-kira bunyinya begini:

Tentang Kita

Kita tak perlu saling awas-mengawasi. Pun tak pernah tuli. Peduli, cukup.
Kita tak perlu saling kejar. Pun tak akan saling tinggal. Saling iring, cukup.
Kita tak perlu benar-benar lebur, satu. Pun tak akan benar-benar hancur. Percaya, cukup.
Kita tak perlu kebanyakan kata. Pun tak akan kehabisan kata. Kita, cukup.

[Andi Gunawan, Pebruari 2011]

Empat baris itu cukup menggambarkan. Puisi ini ditulis oleh teman gue waktu SMA yang pada saat ia menulis mungkin juga sedang merasakan apa yang gue rasakan sekarang. Rindu.

Ini yang sedang gue rasakan sekarang. Rindu yang utuh pada kebersamaan Megasorf. Kebersamaan-kebersamaan bahagia maupun getir yang sekarang semuanya terasa segala manis. Sudah pasti sih kenangan rame itu nggak bakal bisa diulang, tapi udah pasti juga kalo kenangan itu nggak akan pernah terhapus dari hati kita masing-masing.

Megasorf, baik-baik ya.

0 Responses to “Rindu MEGASORF”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s





Follow

Get every new post delivered to your Inbox.